Campur aduk!

Listening to Blue Summer’s song, “Classic, Dark and Rain”. Accompany my lonely Sat-night.

Campur aduk!

Perasaan ‘nyaman’ dalam status quo

Perasaan ingin berontak dari aturan

Perasaan ingin diam tak melakukan apapun

Perasaan ingin bergerak, menggeliat melepaskan diri

Perasaan ingin bertualang sendirian

Perasaan ingin berbagi dengan seseorang

Perasaan ingin mencari sesuatu yang baru

Perasaan ingin menjelajah

Pergi, jauh, ke tempat baru

Kesempatan baru

Still listening to Blue Summer’s song, this time “San Fransisco Bay” by Andre Ramadhan.

Awalnya ga terlalu suka dengan lagu ini. I prefer the previous published song from Blue Summer titled “Someday Baby”. Tapi setelah didengar beberapa kali, eh… malah ga bosan-bosan putar ulang lagu ini. Love the music, love the lyric. Daleemmmm…

Jump to die or jump for faith…

Iklan

Itukah? (Inspired by “Perahu Kertas” by Dee)

Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. … Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu kemana harus berlabuh. (Luhde, Perahu Kertas)

Kapan kau bisa tahu kalau hatimu tlah dipilih?

Saat hatimu berdebar-debar mengingat seseorang

Saat ingatanmu terus terpaku pada satu sosok

Saat matamu terpesona memandang indah sebuah rupa

Saat pipimu merona mendengar alunan merdu sebuah nama

Itukah?

Lalu bagaimana kau tahu itulah tempat hatimu berlabuh?

Saat ada tatapan teduh yang menyejukkan hatimu

Saat ada perhatian yang melambungkan bahagiamu

Saat ada sentuhan yang menenangkan jiwamu

Saat ada kata terucap yang menegaskan semuanya

Itukah?

Tak bisa kutebak

Tak bisa kuramalkan

Hanya bisa menduga

dan menanti

Kapan kutahu dimana hatiku kan berlabuh

dan siapa yang akan berlabuh di hatiku…